“Terpilihnya Christian G. Pioh sebagai Ketua DPC PERADI Papua menandai regenerasi kepemimpinan advokat yang progresif dan berintegritas di Tanah Papua.”
Di Jayapura, Desember 2025, Perhimpunan Advokat Indonesia memasuki babak baru kepemimpinan di Tanah Papua. Terpilihnya seorang advokat muda sebagai Ketua DPC PERADI Papua menandai pergeseran penting: regenerasi organisasi yang berpijak pada integritas, pengalaman, dan keberanian membawa perubahan.
Muscablub dan Mandat Organisasi
Christian G. Pioh, S.H., M.H., CLA. resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia Papua untuk periode 2025–2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) yang digelar pada Jumat, 12 Desember 2025, di Hotel Grand Abe, Jayapura.
Pemilihan secara aklamasi tersebut mencerminkan konsensus dan kepercayaan penuh anggota terhadap sosok Christian. Ia tercatat sebagai ketua termuda dalam sejarah DPC PERADI Papua, sebuah fakta yang memberi makna simbolik sekaligus strategis bagi arah organisasi advokat di wilayah ini.
Regenerasi yang Sah dan Konstitusional
Muscablub dibuka oleh Swardi Aritonang, S.H., M.H., Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Dewan Pimpinan Nasional PERADI, yang hadir mewakili Ketua Umum DPN PERADI, Dr. Luhut M.P. Pangaribuan, S.H., LL.M. Dalam sambutannya, Swardi menegaskan bahwa Muscablub merupakan inisiatif sah dari anggota DPC Jayapura, diselenggarakan sesuai Anggaran Dasar PERADI, dan telah memperoleh persetujuan DPN.
Ia menekankan bahwa proses regenerasi kepemimpinan harus dijalankan dengan semangat kebersamaan, tanpa konflik, dan berorientasi pada penguatan organisasi. Bagi PERADI, perubahan kepemimpinan bukan sekadar pergantian figur, melainkan momentum evaluasi dan konsolidasi.
Ketua Termuda dan Energi Pembaruan
Terpilihnya Christian G. Pioh membawa pesan kuat tentang regenerasi. Dalam pidato perdananya, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sekaligus menegaskan bahwa kepemimpinan adalah amanah, bukan sekadar posisi struktural.
Christian menempatkan kepemimpinannya sebagai kerja kolektif. Ia menegaskan pentingnya membangun organisasi yang melayani anggota secara nyata, meningkatkan kualitas advokat melalui pendidikan berkelanjutan, serta menjaga independensi PERADI agar tetap objektif, profesional, dan berintegritas.
Ia juga menaruh perhatian pada perluasan kerja sama dengan pemerintah dan lembaga penegak hukum, serta mendorong edukasi hukum kepada masyarakat agar peran advokat semakin dipahami sebagai bagian penting dari sistem keadilan.
Advokat, Keadilan, dan Tanggung Jawab Sosial
Bagi Christian, profesi advokat tidak berhenti pada pembelaan di ruang sidang. Advokat memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menjaga supremasi hukum, melindungi hak-hak warga negara, dan memastikan keadilan dapat diakses secara setara, termasuk di wilayah dengan tantangan geografis dan sosial seperti Papua.
Pendekatan kepemimpinan yang humanis dan adaptif menjadi kunci agar DPC PERADI Papua tetap relevan di tengah dinamika hukum nasional dan lokal. Organisasi advokat, dalam pandangan ini, tidak hanya menjadi rumah profesi, tetapi juga jembatan antara hukum dan keadilan substantif bagi masyarakat.
Harapan Baru bagi PERADI Papua
Para peserta Muscablub menyambut positif terpilihnya Christian G. Pioh. Energi muda yang dipadukan dengan pengalaman organisasi dinilai mampu membawa PERADI Papua menjadi lebih progresif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan hukum yang semakin kompleks.
Dengan kepengurusan baru periode 2025–2029, PERADI Papua diharapkan mampu memperkuat marwah profesi advokat, meningkatkan kualitas layanan hukum, dan menghadirkan keadilan yang profesional, humanis, serta berkeadilan bagi masyarakat Papua.
• 📣 WhatsApp Channel: Klik di sini
• 📡 Telegram Channel: Klik di sini
• 🎥 YouTube Channel: Klik di sini
• 🎵 TikTok: Klik di sini
• 📸 Instagram (DPN PERADI): Klik di sini
• 📸 Instagram (Munas PERADI): Klik di sini
Discover more from PERADI
Subscribe to get the latest posts sent to your email.





