Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI Padang Tahun 2026 berlangsung dalam suasana yang tertib dan penuh semangat kebersamaan. Forum yang digelar pada Minggu, 21 Juni 2026 ini menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi, sekaligus menandai lahirnya kepemimpinan baru yang diharapkan dapat membawa PERADI Padang semakin kuat dalam profesionalisme, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat.
Antusiasme anggota terlihat jelas sejak awal kegiatan. Lebih dari 75 persen pemilik hak suara hadir dan berpartisipasi dalam jalannya Muscab. Tingginya partisipasi ini mencerminkan kepedulian yang besar terhadap arah dan masa depan organisasi.
Seluruh rangkaian sidang berjalan sesuai agenda, mulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya hingga proses pemilihan Ketua DPC PERADI Padang untuk periode 2026–2030. Dalam Muscab tersebut, dua kandidat yang maju adalah Guntur Abdurrahman, S.H. dan Fauzan Zakir, S.H., M.H., yang keduanya dikenal aktif dalam pengembangan organisasi dan profesi advokat.
Proses pemilihan berlangsung terbuka dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anggota untuk menentukan pilihan. Suasana ini menunjukkan kedewasaan organisasi dalam menjunjung tinggi nilai demokrasi, keterbukaan, dan saling menghormati perbedaan pendapat.
Dari hasil pemungutan suara, peserta Muscab menetapkan Guntur Abdurrahman, S.H. sebagai Ketua DPC PERADI Padang periode 2026–2030. Amanah tersebut menjadi awal langkah baru bagi kepemimpinan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan dunia hukum yang terus berkembang.
Dalam visinya, Guntur mengusung gagasan “PERADI Padang sebagai Rumah Gadang Advokat yang Menaungi Seluruh Anggota.” Ia menekankan bahwa organisasi bukan hanya sekadar wadah profesi, tetapi juga ruang bersama untuk bertumbuh memperkuat kompetensi, menjaga integritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa hasil Muscab harus dipandang sebagai amanah bersama, bukan kemenangan individu atau kelompok tertentu.
“Muscab ini bukan soal siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita menjaga kebersamaan dan marwah organisasi. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar, namun setelah ini kita harus kembali bersatu untuk membangun PERADI Padang sebagai rumah bersama bagi seluruh advokat.”
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah berpartisipasi aktif dalam Muscab, serta memberikan penghargaan kepada Fauzan Zakir, S.H., M.H. atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun serta memperkuat DPC PERADI Padang hingga seperti sekarang.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk kembali merajut kebersamaan setelah proses pemilihan selesai. Menurutnya, kekuatan organisasi terletak pada soliditas dan kebersamaan seluruh anggotanya.
Muscab tahun ini tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi yang memperkuat semangat organisasi. Proses pemilihan yang berjalan damai dan terbuka menunjukkan semakin matangnya budaya demokrasi di tubuh DPC PERADI Padang.
Ke depan, di bawah kepemimpinan Guntur Abdurrahman, DPC PERADI Padang diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang lebih progresif, mulai dari peningkatan kapasitas advokat, perluasan bantuan hukum bagi masyarakat, penguatan transformasi organisasi, hingga menjaga kehormatan profesi advokat sebagai salah satu pilar penting dalam penegakan hukum di Indonesia.





