Health Talk PERADI bersama PERDOKI Dorong Advokat Cegah Diabetes Sejak Dini

Jakarta, 21 Agustus 2026 – Menjalani profesi advokat tidak hanya membutuhkan kemampuan berpikir dan konsentrasi tinggi, tetapi juga kondisi tubuh yang prima. Kesibukan persidangan, pekerjaan yang menumpuk, hingga tuntutan bekerja hingga larut malam sering kali membuat kesehatan menjadi hal yang terabaikan.

Hal tersebut menjadi perhatian DPN PERADI melalui penyelenggaraan Health Talk Seri 2 bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (PERDOKI). Mengangkat tema “Sehat Hari Ini, Berkarya Lebih Lama: Bersama Cegah Diabetes”, kegiatan ini digelar secara daring dan diikuti pengurus serta anggota PERADI.

Kesehatan Bagian dari Profesionalisme Advokat

Acara dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPN PERADI, Emir Z. Pohan, S.H., LL.M., yang hadir mewakili Ketua Umum DPN PERADI, Ahmad Fikri Assegaf, S.H., LL.M. Dalam sambutannya, ia menekankan  bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung keberlangsungan profesi advokat.

“Tidak ada satu argumen hukum yang bisa kita bangun dengan baik jika tubuh kita sendiri tidak dalam kondisi prima,” ujar Emir.

Menurutnya, pola kerja advokat yang padat dapat membuat seseorang kurang bergerak, makan tidak teratur, kurang tidur, hingga mengalami stres. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena kesehatan yang terjaga turut mendukung kemampuan advokat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Karena itu, perhatian terhadap kesehatan diharapkan tidak hanya muncul ketika tubuh mulai memberikan tanda-tanda masalah, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Kegiatan ini dipandu oleh M. Daud B., S.H. selaku moderator dan menghadirkan Dr. dr. Lubna Anwar Sadat, MKK., Sp.Ok. sebagai narasumber.

Kenali Risiko Diabetes Sejak Dini

Dalam pemaparannya, Dr. dr. Lubna Anwar Sadat, MKK., Sp.Ok. menjelaskan bahwa aktivitas kerja yang padat dapat menjadi tantangan dalam menjaga pola hidup sehat. Kurang aktivitas fisik, pola makan tidak teratur, kurang tidur, dan stres merupakan beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko Diabetes Melitus Tipe 2.

Dr. dr. Lubna mengajak peserta menerapkan langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan di tengah kesibukan, mulai dari rutin memeriksakan kesehatan, menjaga pola makan, tetap aktif bergerak, mencukupi waktu istirahat, hingga mengelola stres.

Ia juga menekankan pentingnya melakukan pencegahan dan pemeriksaan sejak dini tanpa harus menunggu munculnya gejala.

Menutup pemaparannya, Dr. Lubna mengingatkan bahwa upaya mencegah Diabetes Melitus Tipe 2 dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

“Mudah-mudahan dalam empat langkah ini, yang bisa kita lakukan sehari-hari dengan menghubungkan dengan aktivitas kita sehari-hari, bisa mengurangi faktor risiko terkena penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2. Mudah-mudahan kita selalu dalam keadaan sehat dan produktif,” tutup Dr. Lubna.

Sehat untuk Berkarya Lebih Lama

Bagi DPN PERADI, edukasi kesehatan merupakan bagian dari upaya mendukung advokat agar dapat menjalankan profesinya secara optimal dan berkelanjutan. Kondisi tubuh yang sehat menjadi modal penting untuk mempertahankan konsentrasi, produktivitas, dan kualitas kerja.

Melalui Health Talk, DPN PERADI berharap kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan dapat tumbuh di kalangan anggota. Kebiasaan sederhana seperti lebih aktif bergerak, menjaga pola makan, beristirahat cukup, dan mengelola stres dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan di tengah tuntutan pekerjaan.

📢 Bergabung dengan Kanal Resmi PERADI:
📣 WhatsApp Channel: Klik di sini
📡 Telegram Channel: Klik di sini
🎥 YouTube Channel: Klik di sini
🎵 TikTok: Klik di sini
📸 Instagram (DPN PERADI): Klik di sini
📸 Instagram (Munas PERADI): Klik di sini